Skip to content
Home » Blog » Bagaimana Sikap Publik Terhadap Kebijakan Kemendikbudristek? Yuk, Lihat Rilis Survei Indikator Politik Indonesia

Bagaimana Sikap Publik Terhadap Kebijakan Kemendikbudristek? Yuk, Lihat Rilis Survei Indikator Politik Indonesia

  • by
  • Berdasarkan informasi yang Laman Dosen dapatkan dari Rilis Survei Indikator Politik Indonesia terkait dengan “Arah Baru Pendidikan Indonesia: Sikap Publik atas Kebijakan Kemendikbudristek” disebutkan bahwa dalam periode kedua masa jabatan Presiden Joko Widodo, tampak gairah yang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia yang dalam banyak indikator masih perlu banyak perbaikan. Presiden pun menunjuk Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, dan kemudian menggabungkan masalah Riset dan Teknologi di bawah koordinasi Nadiem Makarim.
  • Sejauh ini, beberapa program telah djalankan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam kurang dari tiga tahun. Program-program tersebut meliputi berbagai lini, baik pendidikan usia dini, dasar, menengah, dan pendidikan tinggi. Beberapa di antaranya adalah Asesmen Nasional, BOS Langsung ke sekolah, PPDB Fleksibel, Merdeka Belajar. Program-program juga terkait dengan guru dan tenaga pengajar, mendorong partisipasi masyarakat dan dunia usaha untuk terlibat aktif menggerakkan pendidikan. Kemendikbudristek juga menyentuh isu-isu sosial budaya yang selama ini masih terabaikan seperti pencegahan kekerasan seksual di lembaga pendidikan. Hal lain yang tidak luput dari perhatian adalah mengenai pendidikan vokasi, serta program di masa pandemi COVID-19.
  • Sejauh mana program-program tersebut dinilai bermanfaat oleh publik? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Indikator Politik Indonesia menyelenggarakan survei opini publik. Dalam survei, publik ditanya tentang opini mereka dari beberapa program yang dicanangkan oleh Kemendikbudristek. Apabila dinilai bermafaat, maka artinya program patut dilanjutkan.
  • Survei juga menanyakan tentang pengetahuan publik mengenai Mendikbud Ristek Nadiem Makarim, kedisukaan dan kepercayaan padanya, serta evaluasinya sebagai Mendikbud Ristek.
  • Secara umum publik menilai sangat positif terhadap program-program Kemendikbudristek. Di antara 32 program yang diukur tingkat manfaatnya, mayoritas warga menilai cukup atau sangat bermanfaat di tiap program, umumnya lebih dari 75%. Terutama program yang manfaatnya dirasa sangat besar karena menyentuh hajat hidup warga seperti PTM, KIP Kuliah Merdeka, Bantuan kuota internet, BOS langsung sekolah, dan Permen PPKS. Demikian pula program-program Kurikulum Merdeka dan Merdeka Mengajar, serta program terkait pandemi COVID- 19
    Meski demikian, terdapat program-program yang manfaatnya dirasa besar tetapi
    perlu sosialisasi lebih banyak untuk meningkatkan pengetahuan warga. Diantaranya program Organisasi Penggerak, Guru Penggerak, Bantuan dana transformasi untuk PTN dan PTS berdasar capaian IKU, Sekolah Penggerak, SMK Pusat Keunggulan, Perluasan Beasiswa LPDP, Permen PPKS, Kurikulum Merdeka, Platform Merdeka Mengajar, Pengiriman dana BOP, Revitalisasi Bahasa Daerah,
    Dana Abadi Kebudayaan, Program ASN PPPK, Gamelan sebagai warisan budaya tak benda dunia, UKT atau subsidi uang kuliah, Bantuan subsidi upah, Penerimaan relawan mahasiswa, dan Bantuan untuk pelaku budaya.
    Hasil survei dapat menjadi salah satu acuan dalam menetapkan langkah selanjutnya dari program-program yang telah dicanangkan dan rujukan bagi pemerhati masalah pendidikan Indonesia.

Download Laporan Rilis selengkapnya dapat dilihat di sini: RILIS SURVEI INDIKATOR 19 JUNI 2022

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *